Surat untuk Greyson #3

 My dearest-careless-man, Greyson Chance.

Hai, Greys. Apa kabar? Masih hidup? Bagus deh.

Hari ini. 11 bulan OSIS. 11 bulan dari LDKS. Apa gue harus salto sambil kayang dan guling guling di lapangan biar elo lebih perduli sedikit aja gitu?

Pertanyaannya: Kenapa 11 bulan lewat, Titi gak dipekain, Titi gak moving on?
Jawabannya: Bisa jawab sendiri gak?


Harusnya bisa. Harusnya ngerasa. Iya, soalnya sayang pake banget sama kamunya.


Pertanyaannya: Apa Greys nya juga sayang balik? 
Jawabannya: Gimana mau sayang balik kalo perduli aja enggak?


Aku tau kamu peka. Aku tau. Tapi.. Kalo aku pergi gimana coba.


Pertanyaannya: Apa Greys nya perduli kalo Titi move on?
Jawabannya: Titi dateng aja gak tau, pergi juga mana dia mau tau?


Iya, kamu gak bakal perduli kan. Aku tau.


Pertanyaannya: Kalo gitu kenapa gak move aja sih?
Jawabannya: Coba pikir deh.


Cowok ganteng dan lebih dari kamu tuh banyak. Tapi kalo sayangnya ke kamu gimana?


Pertanyaannya: Kalo dianya gak sayang balik gimana?
Jawabannya: Karma does exist kok.


Karena jatuh cinta sama kamu tuh karma. Aku pernah bilang 'gak bakal lah' taunya? Stuck gini. Ntar kamu kena karma juga lho. Mending sekarang aja, sebelum aku move on. #eh

Pertanyaan: Emang apa sih yang kamu suka dari dia?
Jawabannya: Gak tau.

Aku gak punya alasan buat suka sama kamu, semuanya abstrak. Gak ada 'karena'-nya. Yang jelas aku suka sama Greyson. Titik. Gak bisa diganggu gugat.

Pertanyaan: Apa sih kelebihan Greys?
Jawabannya: Gak peka adalah kelebihan dia.

Cowok cowok yang aku suka sebelum Greys tuh udah tau aku suka langsung ninggalin. Sementara cowok gak peka yang satu ini, susah banget sampe dia sadar aku suka sama dia. Itu lucu, aku suka.

Pertanyaannya: Emang kenapa sih kamu sampe sekarang masih bertahan di Greys?
Jawabannya: Simpel.

Aku  sayang sama Greyson. Apa adanya Greyson. Walaupun dia jutek, cuek, gak peka, ngeselin, suka ninggalin buat main game, suka ngejekin aku...

Pertanyaannya: Apa kamu bakal move on suatu hari nanti dari Greys?
Jawabannya: Ya, dan aku sedang dalam perjalananku untuk pindah.

Aku sudah berhenti menjadi agen Neptunus 52 yang berusaha menemukan fakta bahwa Greyson Chance adalah Keenan-ku. Cukup 11 bulan ini. Cukup. Cukup. Cukup nunggu, cukup ngeprove, cukup ngarep.. Cukup.

Makasih, buat semuanya. Semua stupid things yang bikin aku senyum dan nangis selama 11 bulan ini. Terakhir... You need to know that....
Aku sayang sama Greyson. Sekarang, entah sampai kapan. Mungkin gak bakal pernah berhenti?






Sincerely,
Titi


You may also like

24 comments:

  1. kasian banget sih kamu Tip.. ayo move on. jangan stuck di Greys. masih banyak cowok lain. UN depan mata! SUKSES UN!!! *ngomong sendiri*

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya... otw move kok. udah capek juga.

      Delete
    2. yakin move on? ga bakal kangen sama yang 'sendirinya' lagi?

      Delete
    3. kangen sih pasti. tapi udah sampe titik jenuh nungguin.

      Delete
    4. sayang masih, dan gak bakal pernah berubah. nunggu enggak, cari aja yang lain~

      Delete
    5. segampang itu kamu lupain Greys dan move on ke yang lain?

      Delete
    6. mungkin gak gampang lupain Greys, cuman aku mau bikin move on aku lebih gampang. aku gak mau kejebak di masa lalu lagi, like ever he said to me, masa depan yang lebih baik lagi nunggu kita. i believe it's true. and moving on is the best way for me.

      Delete
    7. udah kok, tenang aja. punya geschool, buku siap UN, bimbel, cerbung dan temen temen '13 yang jadi moodbooster setiap saat

      Delete
    8. eum.. bukan mau bikin kamu geer ya, cuman kalo kamu moving terus dia tiba tiba sadar kalo kamu berharga dan dia minta balik?

      Delete
    9. let's see can he prove his love for me or not. 11 bulan ini aku gak cuman ngode dan modus kayak orang lain, i've proved it. dan untukku udah cukup nunjukin ke dia kalo aku gak main main. it's time for him.

      Delete
    10. ah, bagus! let everything flowing. udah saatnya kamu lupain Greys dan fokus sama sekolah, temen temen dan mimpi kamu...

      Delete
    11. yap, I know. I'll move kok. And this is serious. I've tired of all this stupid months of waiting for something nothing.

      Delete
    12. ITWAM gimana Tip? bakal kamu terus lanjutin kan?

      Delete
    13. of course I will, but not now. aku harus fokusin ke The Reason is You, buku aku, lomba dan sekolah. ITWAM tuh bikin aku flashback, dan bukan saatnya flashback sekarang.

      Delete
    14. kamu move on dengan keadaan duduk depan belakangan atau sebangku sama dia? aku gak yakin...

      Delete
    15. we've changed the arrangement of tables nya kok. aku duduk paling depan dan terhalang satu orang sampe liat dia ada di belakang aku. and I swear, aku gak mau liat kebelakang lagi. STUDY HARRRD!

      Delete
    16. tapi... kamu gak bakal benci Greys kan gara gara gak bales perasaan kamu?

      Delete
    17. haha i'm not chilidish as you think. aku ngerti perasaan gak bisa dipaksa. gak benci bencian.

      Delete
    18. bagus deh, semangat ya Tip move on nya!! kalo jodoh gak kemana:D

      Delete
    19. hehe Thanks Alicers! *gua kayang* *stress ngomong sendiri* I'LL MOVE YA GREYSSSSSSSSSSSSSSS ({}) Thx untuk hujan yang hangat dan ucapan jam 11:45 yang sukses bikin asdfghjkl sampe hari ini. ITWAM dan segala penggalauan tolol yang bikin Alicers makin sering kesini ada berkat kamu. See ya:}

      Delete
  2. Dear young Tipluk.. The 14 years old Tipluk. Ini aku, aku sudah berumur 17 tahun. Terima kasih sudah bersabar saat patah hati karena Greys. Dua hari yang lalu aku bertemu dengan Greys dan tebak apa yang terjadi? Tidak ada apa apa. Bahkan aku tidak "meliriknya" the way I was. Semuanya berubah, hanya butuh waktu. Bahkan sakit yang 2 tahun lalu masih aku rasa setiap teringat betapa bodohnya aku melewatkan orang orang baik karena Greys tidak lagi terasa. Dititik ini kamu baru akan sadar betapa berharganya rasa patah hati yang Greys buat. Aku memang sedang tidak jatuh cinta, mencinta atau mencoba mencinta. Aku tidak tahu jika aku sedang dicintai atau tidak. Tapi sudah kulewati beberapa kali mencoba mencintai, dicintai tetapi tidak bisa membalas dan mencoba tidak menyakiti orang yang berusaha untukku. Patah hati dan mematahkan hati seseorang adalah dua perkara yang berbeda. Ketika kamu patah hati, rasanya dunia hancur karena apa yang kamu harapkan tidak tercapai. Tapi ketika kamu mematahkan hati seseorang, kamu harusnya sadar betapa berharganya sebuah perjuangan. Betapa tidak mudahnya seseorang memperjuangkan kamu seperti kamu memperjuangkan dia. Setiap orang punya hak yang sama untuk memperjuangkan orang yang dia sayangi. Hanya saja mereka harus tahu, kapan harus berhenti & kapan harus melepaskannya untuk pergi... Nikmati harimu, dear me:}

    ReplyDelete
  3. Dear young Tipluk.. The 14 years old Tipluk. Ini aku, sekarang umurku 18 tahun dan aku setiap hari chat sama Greys. Everything is good. Bahkan dia udh cerita soal gebetannya. Dan dia jodohin aku sama sodaranya. Dan dia tahu aku sayang dia. Dan aku tahu dia sayang aku, sebagai sahabatnya.. Walau setiap lihat mata dia, aku selalu berharap dia bisa jadi pelindungku, tapi tanpa jadi pacarnya, dia akan selalu jadi pelindungku. Aku sayang Greys. Itu faktanya. Dan dia sahabatku. Dia sahabatku. Dan aku rasa... Sakit hatimu saat itu sudah terbayar. Terkadang, kasih sayang gak selalu tentang jadian. Tapi bagaimana kamu bisa melepaskan dan bisa mensyukuri setiap ceritanya.

    ReplyDelete

Leave me some comment! Thank you, guys:}