[FLASH FICTION] Bunga Pertama #FF2in1

"Tapi kita kan baru kenalan minggu kemarin..." Aku menatapnya heran. Dia mengangguk malu.
"Kalau sudah cinta, harus bilang apa?" Tanyanya heran.
Aku mengigit bibirku. "Bukan masalah sudah cintanya.. Tapi tidakkah terlalu cepat?" Tanyaku hati-hati. Dia meraih tanganku dan memberiku bunga mawar itu.

"Terimalah bunga ini lalu terimalah hatiku ini. Semuanya untuk kamu."
"Tapi...."
Dia mendengus pelan. "Kamu masih mau nungguin dia yang gak pasti? Aku disini. Aku pasti."

Sudah 2 jam dari pertama kali kami duduk di Kedai Kopi ini dan aku masih tidak percaya bahwa Kenzzy memintaku menjadi pacarnya. Kami baru berkenalan minggu lalu lewat temanku. Aku mengakui kami berdua cocok, kami punya obrolan yang asyik. Tapi.. Apa tidak terlalu cepat?

"Kenapa kamu gak mau sama aku, Nat?" Tanyanya akhirnya. Aku menggeleng.
"Bukannya aku gak mau sama kamu..."
"Kamu masih mikirin Reihan?"
"Please, Ken. Gak usah bawa bawa Reihan lagi."
"Lalu kenapa? Apa aku gak cukup kelihatan tulus untuk berada disamping kamu?"
"Bukan gitu..."
"Lalu apa, Natasha?"

Aku melepas pegangan tangan Kenzzy lalu mendekap bunga mawarnya.

"Ini semua terlalu cepat."
"Untuk sebuah kepastian?"
"Bahkan untuk sebuah kepastian."
"Kamu mau terus menunggunya, Nat? Apa kamu gak mau bersamaku?"
"Aku mau... Tapi aku tidak bisa sekarang."
"Kenapa, Nat?" Tanyanya semakin heran. Aku menghela nafas.

"Walaupun demi kepastian, cinta juga butuh waktu, Ken."


Cinta Butuh Waktu - Vierratale


You may also like

No comments:

Leave me some comment! Thank you, guys:}