Mimpi Terakhir #FF2in1

Cirebon, 1 Juni 2013

Terkadang apa yang sudah kita janjikan tidak selalu bisa kita tepati.

Kami berdua sudah melewati banyak fase jatuh bangun. Mulai dari dapat nilai paling jelek sampai menang kompetisi bernyanyi bersama. Dia sahabat karibku, dia pelindungku, dia mimpiku.

Kami mengukir banyak mimpi bersama. Mimpi yang disertai janji janji yang satu demi satu harus kami tepati dan hari ini adalah puncak dari segalanya. Puncak dari janji utama kami. Janji kemana kami harus melangkah selanjutnya.

Tapi dia memilih untuk meninggalkanku dan mimpi terakhir yang kami punya. Dia memilih untuk tidak menepati janji kami dan pergi menuju arah lain. Dia hanya sempat tersenyum sambil bilang dia menyayangiku dan takkan melupakanku. Aku tak punya pilihan lain selain ikut tersenyum dan melepasnya pergi.

Tapi jarak Cirebon dan Magelang sangat jauh. Taruna Nusantara juga sekolah yang begitu bagus dengan segala kesibukan sehingga hanya sedikit kemungkinan dia akan tetap meningatku. Hanya sedikit kemungkinan dia akan merindukanku ketika aku merindukannya.

Karena setiap harinya aku akan terus merindukannya.

Mobil Terios hitam itu membawa dia pergi. Aku tak sempat mengucapkan apapun selain selamat tinggal. Kini hanya ada sesal di dada kenapa dia pergi sebelum aku menyatakan perasaanku yang sebenarnya. Perasaan bahwa aku tak mau dia pergi, meninggalkanku dan janji kami berdua di hari kelulusan kami.

Padahal ini mimpi terakhir kita lho, Dhaf. Kenapa kamu ninggalin aku? Aku gak bisa apa apa tanpa kamu. Aku gak bisa lanjutin mimpi ini tanpa kamu.

Karena ini mimpi kita berdua, Dhafir.

Mimpi - Anggun


You may also like

No comments:

Leave me some comment! Thank you, guys:}