[FLASH FICTION] Don't Wait! #FF2in1

Masih terlalu pagi untuk Yudha menggalau walau sebenarnya ia tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Amira lagi lagi membuatnya seperti layangan, tertarik begitu dekat lalu diulur sejauh yang gadis itu inginkan.

Yudha seperti tak punya celah untuk bicara tapi Amira selalu punya waktu untuknya. Jika mereka sedang berdua, Yudha selalu merasa kenyamanan yang tiada tara. Bagi Yudha yang sulit jatuh cinta, ini adalah mukzizat dari Tuhan.

Rasanya ingin ia hajar wajah Rendy ketika tadi malam cowok itu menghampiri Yudha dan Amira lalu menyatakan cintanya pada gadis itu. Yudha begitu marah dan merasa bodoh kenapa ia tak bisa untuk berkata? Padahal Amira begitu dekat di sisinya.

Yudha beruntung Amira tak menerima Rendy. Yudha beruntung ia masih punya besok walau tak tahu sampai kapan batasan besok itu berlangsung. Yudha harus bicara sekarang. Yudha tak mau terlambat lagi karena mencintai Amira seperti mencintai spotlight di atas pangung.

Dari jarak manapun tampak dekat dan begitu memukau. Namun tanpa perjuangan, jarak sedekat apapun tetap saja akan sulit untuk digenggam.

Cirebon, 19 Maret 2014
Terlambat - Adera


You may also like

No comments:

Leave me some comment! Thank you, guys:}