[FLASH FICTION] Regrets and Revenge: Click

Karena cinta bisa datang dari tempat yang tak terduga...

***


Baru beberapa hari yang lalu Raka mengantar Pevita pulang, ia sudah menemukan dirinya kembali mengantar gadis itu mencari beberapa buku referensi untuk tulisannya di majalah sekolah. Raka tak menyangka jika akhirnya ia bisa sedekat ini dengan Pevita.

Raka dan Pevita tidak pernah sedekat ini sebelumnya. Mereka hanya berbincang sebatas patner kerja atau teman satu sekolah. Tapi dibalik itu, diam diam Raka sering memperhatikan gadis ini.

Ada sesuatu yang membuat Raka selalu terpikat setiap kali berbicara dengan gadis ini. Pevita selalu tahu cara untuk membuat Raka kehilangan konsentrasinya dan beralih memikirkannya. Dan itu yang membuat Raka semakin tidak bisa melupakan Pevita.

Setelah mengantar Pevita pulang ke rumahnya, Raka memutuskan untuk duduk di dalam mobil sambil berpikir beberapa saat. Pikirannya tak bisa beranjak dari Pevita. Pevita-Pevita-Pevita. Ia tak bisa pergi dari Pevita.

Raka bertanya tanya, apakah ini yang disebut cinta? Tapi ia langsung menggeleng. Belum seminggu Raka mengenal pribadi Pevita lebih jauh. Sementara jatuh cinta tak mungkin secepat itu.

Namun disisi lain, hatinya tak bisa berbohong. Ia selalu memikirkan Pevita. Ia selalu ingin mengetahui Pevita lebih dalam lagi. Sekeras apapun Raka menolak, sekeras itu juga perasaannya tetap bertahan.

Jika teringat siapa yang dulu bersama Pevita, Raka selalu ingin mengundurkan niatnya. Cowok itu bernama Biru Samudra Nusantara, ketua sekaligus kapten basket Bakti Wardhani. Siapapun tahu bahwa Pevita dan Biru adalah pasangan favorit pada masa lampau.

Setelah hubungan mereka berakhir, Pevita tidak pernah terlihat dekat dengan siapapun. Cowok cowok terus mengejarnya tapi tak ada satupun yang berhasil memikat hatinya. Raka menggerutu sendiri, lalu apa yang membuatnya mau bertahan untuk Pevita?

Raka sadar dirinya tak cukup hebat dibanding Biru. Ia tahu, Pevita takkan mungkin jatuh cinta padanya. Tapi hatinya menggerutu menolak. Tak ada kata tidak mungkin dalam cinta.

Karena sekali kamu merasakan getarannya, tak ada jalan kembali dan meninggalkannya...




Cirebon, 27 Juli 2014
Selamat ulang tahun, Fadhel:}


You may also like

No comments:

Leave me some comment! Thank you, guys:}