A day to 18

Gak semua orang suka sama kita.

Topik pembicaraan gue sama Gestu malam ini ringan menjurus ke berat. Mengingat bahwa manusia semakin jahat, Gestu cuman ingetin gue bahwa itu hanya sebagian kecil sebelum dunia sesungguhnya ada di depan mata. Gestu bilang gue harus kuat!

Well, kadang sedih nyerempet sakit hati kalo denger orang bilang gue mencoba caper sebelum ulang tahun gue gara-gara nulis ginian. Emang bener, ya. Semua orang pengennya dingertiin dari sudut pandang mereka. Toh isi cerita gue setiap hari adalah gimana gue menjalani hari hari terakhir gue sebelum bertambah usia.

Kadang geli dan risih sama omongan kalian yang nyinyir dan nyakitin. Tapi dengerin kalian mulu gak bikin gue berkembang juga. Jadi gue akan selalu sabar dan coba ketawa aja kayak kalian yang senang ngetawain gue. Alhamdulillah, ih, jadi bawa kebahagiaan;)

Oke, besok 18.

Tapi rasanya kayak gak mau ulang tahun. Walau bokap tiba-tiba jemput dan bilang mau beliin kado.. Gue boleh milih apa aja.. Dan gue milih sebuah gitar akustik dari Legency yang eyecatching banget... Tapi kayaknya tuh.. Beda aja.

Rasanya harus siap untuk bisa jadi dewasa mulai sekarang!

Oh iya, besok malam gue dan Gestu akan menggelar acara makan makan.. Gue yakin ini acara terakhir makan-makan gue sama Jaffles, kayaknya akan sulit buat merayakan ulang tahun gue lagi. Gue dan Gestu sudah bicara bagaimana Jaffles kedepannya. Kami berdua tertawa pada hal yang sama, berpikir bagaimana kami berempat belas mempertahankan Rajawali-Rafflesia 26.

Sementara dunia yang lain sudah berhasil gue kembalikan ke orbitnya semula. 


Ah sebelumnya gue mau bilang makasih buat anak anak CRS yang membuat gue bisa lebih percaya pada beberapa hal. Terima kasih atas keceriaannya..


Gue cuman pengen besok membahagiakan supaya gue bisa semakin bersyukur. Gue pengen semuanya baik baik aja...





Oke. Selamat malam hari terakhir sebagai 17 tahun.....


You may also like

No comments:

Leave me some comment! Thank you, guys:}