Untuk Sebuah Cerita Cinta yang Belum Kelar (Ada Apa Dengan Cinta 2 Review)

Ketika banyak orang bikin review tentang Captain America: Civil War, gue memilih untuk mengupas AADC2. Gue nonton Civil War di hari pertama ditayangkan sama Abel dan kita berdua sama sama bego gak ngerti HAHA. Gue udah bilang suruh nonton AADC2 aja, lah dianya takut baper kan malesin-_-

Gue emang gak terlalu addicted sama film begituan dan Abel ditanyain malah nanya balik......... Jadi......... Nonton pun malah kita isi dengan hujatan hujatan. Tapi keren kok!! Cuman gue punya pesen buat kalian... Pokoknya, jangan nonton Civil War, nanti berantem! #sikap (ini kata Abel) (beruntunglah jika kalian nonton Civil War dan malah gak berantem) (Sangat beruntung) (makanya AADC aja!)


HAHA. JADI GUE UDAH NONTON AADC2. YES.



Gue akhirnya nonton kemarin di seat J (which is 2 seat dari bawah) bareng Taci setelah nonton Supreme. Tadinya gue mau nonton sendiri karena harusnya hari Selasa nonton sama Fifi dan gak jadi. Kalo kemarin gue gak nonton, gak tahu deh kapan bisa ketemu Cinta - Rangga. Flight gue besok subuh dan gue seminggu gak di Indonesia, bisa jamuran duluan tu pelem! 

TAPI YAAAAAAA, walau duduk paling bawah, gue sama Taci bener bener terhipnotis sama film ini. Ohiya, mending kalian nonton trailernya dulu deh. Setelah ini.. SPOILER ALERT! Jangan dilanjutin baca kalo lo belum nonton;p


Ada Apa Dengan Cinta 2 mengisahkan keadaan Geng Cinta setelah 14 tahun. Di film ini Geng Cinta masih beranggotakan Cinta, Milly, Maura dan Karmen. Tokoh Alya telah dikisahkan meninggal dunia karena kecelakaan.

Gue gak akan cerita gimana alurnya, tapi yang jelas film ini totally worth it apalagi kalian yang nonton AADC pertama. Film tahun 2002 itu mengisahkan Cinta yang populer jatuh cinta pada sosok Rangga yang tertutup. Mereka akhirnya menjalin cinta ketika Rangga akan pergi ke New York.

Ada beberapa alasan kenapa lo harus nonton film ini, guys!

1. Ceritanya gak basi

Gak basi menurut gue adalah cerita yang dibangun oleh Miles Film gak terkesan dibuat buat. Ceritanya natural dan sangat hidup layaknya garis tangan Tuhan dan semesta ikut andil dalam pembuatannya. Cerita ini jelas worth it sekali.

2. Realistis

Gue mengira bahwa Cinta atau Rangga gak akan memulai cerita dengan orang lain, tapi ternyata gak gitu tuh. Cerita ini jelas menunjukkan bahwa hidup itu realistis dan kalian yang nonton gak akan kejebak sama cerita cinta khas film yang super-duper instan dalam perjuangannya.

3. Ringan & berkesan

Dialog Rangga dan Cinta tidak terlalu sering menyinggung tentang perasaaan mereka berdua, tapi akting dari Dian Sastro dan Nicholas S membuat penonton bisa merasakan dalamnya perasaan yang tertinggal bahkan setelah 9 tahun berpisah. 

Menurut gue film ini totally recommended banged buat yang belum bisa move on! HAHAHAHA. 


Gini deh, Cinta sama Rangga dipersatukan dengan tanpa kesengajaan. Tiba tiba mereka jatuh cinta dan harus LDR sekitar 5tahun. Tiba tiba mereka putus dan 9 tahun tanpa kejelasan bukan waktu yang singkat untuk mereka. Jelas mereka merasakan patah hati terhebat ketika mencintai dan malah harus berpisah. Mereka pasti galau juga, sedih juga. Tapi mereka mencoba recover diri, move on. Gak ada yang pernah salah dalam istilah membuka hati setelah patah hati terhebat.


Itu yang gue tulis pagi ini di instagram gue.

Merelakan orang yang kita sayangi pergi itu emang gak mudah, pasti sulit. Cinta juga begitu. Dia hampir kehilangan kehidupannya saat Rangga memutuskan dia. Tapi dia punya sahabat sahabat dan juga orang tua yang mendukungnya. Dia bisa survive sampai akhirnya dia ketemu sama Trian yang melamar dia.

Sama seperti Rangga yang melepaskan cinta karena alasan "merasa gak bisa membahagiakan Cinta", dia juga mencoba untuk menata hidupnya setelah kehilangan Cinta. Dia cenderung mencari orang yang bisa mengisi kekosongan hatinya, mencari yang mirip dengan Cinta. Tapi dia sadar, dia membuat kesalahan. Yang dia butuhkan hanya Cinta.

Bahkan ketika kamu sudah menerima lamaran orang, kamu gak tahu apa garis hidup dari Tuhan.

Film ini mengajarkan pada gue bahwa selagi bisa berjuang, perjuangkan saja. Berikan segala yang terbaik untuk orang yang kita cintai. Jika pada akhirnya kalian memang tidak bisa bersama, setidaknya kamu telah berusaha memberikan yang terbaik.

Gue percaya gak ada orang yang bisa move on. Tapi sebagian bisa merelakan, sebagian lagi tetap menyimpan dengan embel embel cinta belum kelar. Biarkan saja jika kamu memang masih menyimpan rasa itu, gak ada yang tahu masa depan, kan? Yang penting jangan membatasi dirimu, kamu juga harus memberikan kesempatan pada orang lain.

Jadi untuk kamu dengan cerita cinta yang belum selesai.... Kenapa tidak kamu relakan saja saat ini? Jalani hidup kamu, jangan sesali apa yang terjadi. Jangan mengutuk apa yang telah pergi, Kamu gak akan pernah tahu apa takdir yang  Tuhan tuliskan. Kamu gak akan percaya jika tahu akhirnya.

Untuk kamu dengan cerita cinta yang belum selesai... Jangan kabur. Jangan bohongi diri sendiri. Akuilah perasaanmu untuk dirimu tapi jangan mau tinggal dalam kenangan. Kamu harus move on.

Pada akhirnya kita akan menyadari kenapa kita dipertemukan bila tidak bisa dipersatukan. Kenapa kita harus dipertemukan dengan orang yang membekas untuk kita saat kita punya yang lain. Kenapa harus bertemu disaat saat terakhir.

Kamu pasti tahu alasannya. Mungkin bukan detik ini, mungkin besok, mungkin tahun depan. Atau 5, 10, 12, 15, 17, 20 tahun dari sekarang?

Tidak ada yang tahu. Nikmati jalan hidupmu. Seperti yang gue pernah bilang, inilah hidup, seninya ada di naik dan turunnya keadaan. Berjuanglah demi segala ketidakpastian untuk mendapatkan kepastian.


Well, nilai AADC2 dari gue itu 10,5 dari 10!! Sementara Civil War........................


Hehehe. Tanya Abel aja ah. No comment! Pokoknya nonton AADC2 aja deh ya! HEHEHE. UDAH YAAA MAU SIAP SIAP BUAT KE SOETTA DULU DAPET FLIGHT JAM SET5 PAGI NGANTUK GUE. SELAMAT LIBURAAAAN!




PS: Kenapa kalo jauh malah jadi kangen? Ada yang punya alasan?:p


You may also like

4 comments:

  1. gue belom nonton jadi stop sampe trailer. Kalo nonton civil war gue berani sendiri, kalo AADC, masih mengumpulkan niat dan mental :')

    ReplyDelete
  2. Hahaha. Cuma mau bilang: lebih baik jangan menyebar spoiler film apa pun kepada siapa pun, entah dia sudah menyaksikan film itu atau belum. Kasihan orang-orang yang terlibat dalam film itu, udah bikin film capek-capek, ujungnya-ujungnya di-spoiler. Itu akan membuat minat para penonton menjadi sedikit. Hargailah karya orang lain. Eh, Mbak-nya sudah baca bio instagramnya Mbak Dian belum? Ehehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha emg review selalu jd pro kontra ya. Tapi terima kasih sudah mengingatkan

      Delete

Leave me some comment! Thank you, guys:}