[FLASH FICTION] Petrichor: Hilang Arah


Damar menyeduh kopinya sembari menghitung detik demi detik. Satu, dua, tiga.. Beberapa menit lagi tepat pergantian hari dan Damar tidak akan pernah lupa hari apa itu. Damar mengaduk kopinya supaya tercampur rata dengan gula sembari menghela napas cukup panjang. Sudah lama ia tidak bicara dengan Elyssa.

Elyssa.. Elyssa.. Besok ulang tahun ke 25-mu. Apa kabar?

Elyssa pasti sekarang sudah dewasa, ia bukan lagi gadis SMA yang biasa Damar kerjai sampai menangis. Elyssa pasti sudah tambah cantik. Ia pasti sudah berubah sekarang. Sementara Damar.. Di umurnya yang ke 28 ini, ia masih saja sama; tenggelam dalam pekerjaan tanpa tahu harus melakukan apa. Kakak dan adiknya sudah menikah tapi Damar masih saja belum menemukan orang yang tepat.

Tahun ini lagi lagi Damar tidak bisa mengucapkan apapun pada Elyssa. Tapi ia akan selalu minta maaf karena meninggalkan Elyssa begitu saja. Ia akan selalu menatap langit setelah hujan dan mencium petrichornya. Ia akan selalu menyesal. Damar tidak akan pernah bisa menemukan yang terbaik jika ia merasa masih hina seperti ini.

Ia tahu  berkali kali ia gagal karena ia menyakiti Elyssa saat jaman SMA. Itu waktu yang sudah lama, 10 tahun berlalu, tapi Damar yakin masih berbekas karmanya sampai sekarang. 

Jika sang waktu mengizinkan, Damar ingin menghampiri Elyssa dan mencoba memperbaiki segalanya. Namun lagi-lagi semesta tidak berpihak pada kisahnya dan Elyssa, gadis itu akan dipinang oleh seorang laki-laki bulan depan. Damar tahu kabar itu dari Livia. Livia berpesan supaya Damar bisa hadir.

Damar tersenyum lebar setiap ingat ada seseorang yang kini menjaga Elyssa-nya. Ia sangat senang, namun terkadang merasa ironis juga. Kenapa dia harus merasa tidak rela?

Ia merasa kehilangan arah...


31 Juli 2016
Udah lama ga nulis ini. Cuman mau bilang, 
gak enak kalo ada yang ketinggalan.
Hati-hati ya.


You may also like

4 comments:

  1. untung ga malem2 baca artikel ini, bisa kebwa mimpi. pernah ngerasain yang namanya karma :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. karma itu emang gak enak banget kak, kayak si damar tuh...

      Delete

Leave me some comment! Thank you, guys:}