Insecurities Kills You: She looks like a flower, but you are a sunset.

Ketika ada...

"Kok dia kurus banget sih.."
"Ih dia cantik banget.."
"Tuhkan body goals."
"Rambutnya badai banget dah."
"BAJUNYA KECEE."
"Iyalah badannya bagus."


Akan selalu diikuti dengan...


"Gue kan gendut."
"Yaelah gue mah butiran debu kali dibanding dia."
"Enggak enggak, dia cantik banget."
"Kalo orang cantik mah bebas, gak kaya kita."
"Manalah gue pantes pake baju kayak gitu?"
"Ya badan dia lurus gitu gak kaya gue."


Why girls why?


Gue tahu bahwa semua cewe punya insecurities masing-masing terhadap satu, dua bahkan sepuluh cewek di muka bumi ini. Tapi setelah 19 tahun gue hidup, memang ada saja orang orang yang punya kehidupan luar biasa membahagiakan dengan fisik yang sangat beruntung...

Contohnya, gue punya temen yang cantik, badannya bagus, pintar, tajir, punya teman teman yang asyik, punya pacar yang sangat #boyfriendable dan sederet kebahagiaan lainnya. Selain itu gue juga pernah menemukan cewek di instagram. Dia salah satu anak LSPR dan dia cantik, pintar, rajin ibadah, badannya bagus, sangat dekat dengan keluarga dan teman temannya, punya pacar yang pintar, orangnya terlihat sangat dewasa dan juga sudah berpenghasilan sendiri.

Lalu setiap kali melihat orang orang semacam itu, gue cuman bisa ke cermin yang ada di kamar mandi apartemen gue.. Yang sangat besar.. Yang tidak bisa berbohong seperti mirror on the wall di cerita Snow white atau drama K2... (Okay, ini mulai lebay). Gue akan melihat diri gue yang.. Tidak cantik, tidak sebegitu pintarnya, tidak kurus juga, punya family and friends issues, belum punya pacar dan..

Why girls why?

Kenapa selalu ada orang yang punya hidup terlihat sangat sempurna?

Apa kekurangan mereka?

Sama halnya seperti saat gue melihat Raisa dan Isyana meluncurkan lagu Anganku Anganmu sebagai proyek kolaborasi mereka. Gue hanya bisa bertanya tanya, "jika Tuhan memang benar adil, maka dimanakah kekurangan mereka ketika hanya kesempurnaan yang bisa aku lihat?" #sedap #terlebay2017



Semakin gue insecure pada seseorang, semakin gue merasa diri gue adalah sampah masyarakat yang gak bisa ngapa-ngapain. Gue cuman bisa makan yang berujung bikin gue tambah gendut, keramas dan tidak menata rambut gue yang berujung bikin gue seperti dora lupa sisiran, spamming di snapgram mencoba terlihat bahagia padahal gue-sedang-insecure dengan orang lain... And it just kill me, sedikit demi sedikit.

Sampai akhirnya gue sadar...

Kenapa sebuah kecantikan selalu dilihat dari fisik saja?

Well, I'll tell you this; ketika kamu mensugestikan dirimu kalo kamu tidak cantik dan kamu tidak sebanding dengan orang orang tersebut, Tuhan dan semesta alam akan mengabulkan doamu dan kamu akan berakhir menjadi orang yang sama dengan apa yang kamu bicarakan.

Here's my tips..


Semua orang punya kekurangan dan kelebihan. Sementara media sosial diciptakan untuk membuat kamu bisa jadi stalker orang lain dan membuat brand image kamu di muka umum. Ketika kamu bisa mengeluarkan aura positif kamu, kamu bisa menyebarkan kebahagiaan dan kebaikan kepada orang lain, tampaknya akan jauh lebih cantik daripada orang orang dengan fisik yang sangat cantik.

Kalo kamu punya seseorang yang membuat kamu insecure, jangan berusaha menjadi dia dan jangan membandingkan diri kamu sama dia. Jangan nyakitin diri kamu sendiri. Berusaha untuk meng-upgrade kebaikan dirimu jauh lebih baik daripada terus terfokus pada kekuranganmu. I'll tell you, kata-kata "lebih baik memperbaiki keburukan" is a bullshit. The more I try to fix it, the more I feel reckless and broken. Tapi ketika gue berusaha menambah kebaikan kebaikan gue, sedikit demi sedikit keburukan gue akan tertimbun..



"Fokuslah pada bata baik daripada bata buruk. Dengan begitu, kamu akan bahagia dalam kehidupan kamu bersama orang orang lain." 
-Ajahn Brahm, Hello Happiness.


Jadi untuk kamu cewek yang insecure sama cewek lain.. Apalagi sama mantan gebetan si gebetan kamu.. Atau sama mantan pacarnya pacar kamu.. HAHAHA. Jangan terlalu insecure. Faktanya setiap orang punya kelebihan masing-masing. Dia mungkin terlihat seperti bunga, merekah, cantik, mempesona. Tapi kamu, kamu adalah matahari yang tenggelam, cantik, meneduhkan, menenangkan. Tidak kalah mempesonanya.

Mungkin kalaupun kamu insecure, rubah perasaan itu menjadi motivasi untuk jauh lebih baik. Ingat kataku tadi, fokus pada bata bata baikmu. Tambahkan terus, rawat terus. Manusia tidak ada yang sempurna dan keburukan akan selalu ada di mana mana. Tapi kalo kamu bisa menjaga keburukan itu dengan menutupinya dengan kebaikan, hidup kamu akan lebih bahagia. Bukannya munafik karena menutupi keburukan, tapi percayalah, ketika lebih banyak kebaikan di hidupmu, seiring dengan berjalannya waktu keburukan itu akan pergi meninggalkan kamu.


Bunga dan matahari terbenam sama sama cantik, tapi mereka tidak sama satu sama lain.



Don't be insecure, stay be you;)







You may also like

1 comment:

  1. makasih ka titi :) tulisannya sangat bermanfaat buat cewe yang ga pede kaya aku hehe

    ReplyDelete

Leave me some comment! Thank you, guys:}