10 Surat 19 Tahun #1

10 Surat 19 Tahun: pertama


Untuk sahabat terbaik..


Maaf untuk segala hari yang aku lewati tanpa berkabar atau membalas satupun pesanmu. Terkesan sibuk tak karuan dan kebanyakan update instagram. Maklum, anaknya masih punya penyakit yang sama; di keramaian namun merasa sendirian. Hanya saja aku mencoba meminimalisir mencurahkannya kepada semua orang. Belajar untuk membagi kebahagiaan lebih banyak daripada apa yang sebenarnya aku dapat. Tujuannya bukan untuk mengumbar nikmat, hanya untuk membuat hati teringat bahwa bersyukur itu gak boleh terlewat.

Terima kasih untuk dukungan kalian. Melewati badai di bulan Januari. Sumpah sih, drama banget. Coba diinget inget? Kurang drama apa lagi. Nangis terus, galau terus. Orang yang digalauinnya kemana? Bahagia! Iya, dia bahagia sama teman temannya. Lalu kabur ke Malaysia hampir satu bulan... Lalu PR Project yang menyita waktu karena sembari menuliskan Turning Page.

Lalu kalian bantu aku menjual Turning Page yang alhamdulillah paling laku di antara semua buku yang pernah aku tulis.. Lalu aku pamit maju jadi President LSR dan kerja juga untuk LSPR. 

Sekarang sudah di penghujung tahun.. Dan aku menyadari sesedikit apa waktu yang aku miliki untuk kalian. Terkadang kutegur, terkadang kalian yang menegur. Namun sekecil apapun waktu yang kita miliki, kita akan tetap saling mendoakan masing - masing agar tetap bahagia dan dapat menyelesaikan misi kita untuk bahagia setiap harinya.

Perlu aku ceritakan bahwa aku percaya setiap orang yang hadir di hidup ini memiliki masa masanya sendiri. Ada kalanya dia harus menetap, ada kalanya dia pergi. Seperti sebuah bandara yang menjadi tempat singgah setiap penumpang untuk pergi membawa tujuannya masing masing; senyaman apapun kita berada disana, namun ketika waktunya tiba, kita tak bisa berharap untuk menetap. 

Aku percaya di mana pun kalian berada kalian akan baik baik saja. Kalian akan bahagia dan suatu hari mengabariku dengan kabar kabar bahagia dari setiap mimpi yang pernah kita ucapkan bersama.

Teruntuk semua sahabatku..

19 tahunku tidak akan pernah semenyenangkan ini tanpa kehadiran kalian. Mungkin kita gak selalu bareng, ada jalan yang aku pilih dan kalian rasa gak benar, juga begitu sebaliknya. Tapi percayalah, doaku gak akan pernah berhenti untuk kalian. Barakallah, semoga kalian semua bahagia apapun yang kalian pilih dan di mana pun kalian menetap sekarang;)


Tertanda,
Titi


You may also like

No comments:

Leave me some comment! Thank you, guys:}