10 Surat 19 Tahun #3

10 Surat 19 Tahun: Ketiga


Apa rasanya keluar dari usia belasan?

Gue sering mempertanyakan itu beberapa hari belakangan ini. Kenapa? Karena menurut gue ketika kita sudah menginjak usia 20-an semuanya akan berubah dan makin tinggi ekspektasi orang terhadap kita. Tolak ukur kesuksesan hidup gak lagi dari lo dapet ranking berapa di kelas, lo menang lomba apa atau sekarang lo ngegeng sama siapa. Hahaha, kedengarannya basi sih. But hey, that's how teenage do, right?

Dan gue sudah melalui masa masa super insecure itu. Ketika gue ngegeng dengan orang orang yang bukan anak hits - instagram banget sist (ok bukan berarti gue gak bersyukur dengan teman teman gue sekarang, I'm so proud being around them). Ketika gue belajar biasa aja dan gue dapet ranking 4 sementara gue udah belajar banting tulang dan akhirnya gue cuman ranking 10-an. Well dunia memang setidak adil itu man. Entah saat gue belajar biasa aja kebetulan temen gue yang lain lagi bego atau ketika gue jungkir balik dunia Tipluk, temen temen gue kebetulan aja lagi pada pinter. Pokoknya dunia gak seadil yang lo kira guys.

Sekarang gue sudah hampir 20 tahun.. Dan tolak ukur keberhasilan hidup seseorang tentu saja sudah berbeda. Sekarang pertanyaannya adalah "berapa ipk lo?" "aktif di kampus?" "udah mulai kerja?" "lulus mau kerja dimana?" "apa prospek dari jurusan lo?" "pacarannya yang bener." Oke yang terakhir sih gue bikin sendiri HAHAH karena gak terlalu penting sih.. 

Eh tapi penting juga! Masuk 20 tahun! Gue gak bisa main main lagi-_-


Ya Allah, how it feels to be 20's?


Tertanda,
Titi






You may also like

No comments:

Leave me some comment! Thank you, guys:}