Selagi berpikir bagaimana nasib UTS Sosiologi gue besok, gue pun menyadari bahwa ini merupakan Ramadhan gue ke 20 di dunia!!! So happy yet so excited karena tahun ini teman teman untuk buka bersama pun bertambah dan gue punya teman taraweh di Masjid hehehe. Gue bareng teman teman CACEPMIKTON (terutama Aly dan Marlinda) sudah janjian untuk pergi ke Masjid bareng bareng. Tadi sih udah dan gue sudah #TarawehGoals banget karena pulang ibadah langsung jajan depan Masjid hahahahaha.




Setiap Ramadhannya gue pasti punya target.

Tahun ini gue pengen bener - bener memaknai Ramadhan gue dan belajar untuk jadi orang yang jauh lebih dewasa dari sebelumnya. Rasanya gue pengen langsung kasih bendera menyerah, tapi kok kayanya cupu banget ya? Kali ini berdamai dengan diri sendiri untuk lebih menghargai hidup dan berhenti mengutuk orang lain adalah tantangannya. Gue menyadari pribadi gue jadi gak kalah menjijikkannya kalo gue terus nyinyir dan suudzon dengan orang yang ngomongin gue “drama queen” tapi gak menghasilkan apa apa lol dan beberapa orang jahat yang tega umbar janji kek pemilu taunya malah menginjak injak castle gue.



Intinya gue bener bener gak terima dengan mereka yang menyakiti pasukan hidup gue bahkan mencoba meruntuhkan castlenya. Tapi gue gak mau berfokus pada orang jahat yang mereka sendiri gak mau berhenti bersikap seperti itu. Gue mau kayak dulu semester 3... Tenang, damai, penuh tawa...

Gue mungkin belum bisa memaafkan, tapi semoga Ramadhan membantu gue menenangkan hati yang bawaannya pengen ngelindes mulu orang orang gak tau diri yang besar mulut doang hehehehe.



ADUUUUH BESOK PUASAAA:( Sahur apa gueeee:(
Pernah gak sih lo dalam keadaan sudah lama kosong atau mungkin masih terpaut dengan yang lama, lalu seketika lo ingin punya orang baru tapi gak bisa? 

Pernah? Oke, lo punya temen kok. Tapi bukan gue sih orangnya.. HAHAHAHA.

Ada beberapa di antaranya yang dengan sangat beruntung dihampiri banyak orang, jadi tinggal milih. Ada beberapa yang berusaha mencari, lalu menyesal ketika ingat satu dua orang baik yang kita lewati demi memperjuangkan hubungan yang kandas kemarin (dan tentu saja diiringi perumpamaan, "kalo aja dulu gue sama dia"). Ada beberapa orang yang emang merasa "I have no idea sama siapa, nyet. Emang ada yang suka ama gue?" setiap kali mencoba cari seseorang untuk mengisi kekosongannya.

Sudah hampir 1,5 tahun gue ikut belajar bersama station manager gue, Bapak Dana a.k.a Babeh. Dari Babeh yang rajin banget nasehatin gue sampe Babeh udah cape saking gue batunya, beliau selalu memberikan wejangan yang sama untuk gue :

"Jangan membabi buta. Realistis aja. Kalo udah benteng jangan dilawan. Pilihlah orang yang suka sama kamu, Bu. Bukan cuman yang kamu suka. Kamu sih dari kecil udah diajarin untuk memilih yang kamu suka. Tapi coba deh, percaya sama orang yang suka sama kamu. Pasti kamu bahagia."

And well yes, the-Rizki Rahmadania Putri-super batu ini akan menjawab..

"Lah emang ada yang suka sama saya Beh?"

And booms! Gue dimaki.

Huh, padahal kan gue realistis ye. Siapa yang suka sama gue sih? Pernah gak sih di saat lo gak bisa peka sama orang sekitar lo yang tertarik sama lo? Ternyata setelah beberapa saat gue mempelajari teori Babeh... Gue berhasil memahaminya.


***

Di perjalanan pulang menuju Apartemen dari Radio malam ini, gue berpikir tentang seseorang. Dia orang yang spesial, namun bukan yang teristimewa. Dia juga punya kehidupan sendiri sekarang, sama halnya seperti gue. Tapi setelah bertahun tahun gue meragukan kasih sayangnya ke gue, gue baru sadar betapa dia sayang sama gue sekarang. Detik ini. Ketika gue lebih menghargai diri gue. Ketika gue berkembang lebih baik dari terakhir kali ketemu dia tanpa bantuan dia dan tanpa ingin mempesonakannya.

Gue sadar gue disayangi ketika gue menyayangi diri gue sendiri.

Ketika elo terus terpuruk akan kegagalan masa lalu dan mempertanyakan terus apakah ada orang lain yang bisa mengisi kekosongan itu, lo akan mulai menyakiti diri lo sendiri. Perlahan hati lo akan semakin rapuh dan cenderung pesimis akan dicintai orang lain. Lalu ketika rasa pesimis itu muncul, hal pertama yang lo salahkan adalah diri lo yang kurang becus mempertahankan dan menyelamatkan apa yang berantakan di masa lalu. Jika hal itu terjadi lo berhenti mencintai diri lo.

Lalu bagaimana orang lain mau mencintai diri kita jika pemiliknya sendiri ragu dan tak mau berjuang untuknya?

Dikutip dari buku Boy Chandra berjudul "Origami Hati" yang gue bawakan di siaran PIKANEKA gue beberapa minggu lalu, gue menyadari bahwa memang membuka hati itu adalah pilihan yang sulit. Karena meski kita mengikuti teori Babeh, membiarkan orang mencintai kita disaat kita tidak mencintai diri kita adalah hal yang melelahkan dan berakhir sia - sia.

"Kamu harus memilih dan menetapkan hati. Jangan pulang ke belakang, kalau kamu enggak mau menemukan luka yang sama. Jangan maju ke depan jika kamu enggak siap dengan hal hal baru dan kejutan yang mungkin enggak pernah kamu duga. Urusan perasaan, dalam keputusan apapun akan selalu diiringi risiko. Kita enggak pernah tahu bagaimana masa depan, tapi kita bisa belajar dari kejadian masa lalu."
-Origami Hati, Boy Chandra.

Nah sekarang point utamanya,

"Gimana caranya bisa berani untuk memilih dan menetapkan hati?"

Satu satunya adalah percaya dan cintai diri kamu. Seperti yang gue ceritakan, gue dan sahabat gue ini terjebak friendzone cukup lama bahkan sampai gue kuliah pun gue masih suka mikirin dia. Gue jadi sulit buka hati karena gue ngerasa di cerita sebelumnya aja gue gagal karena diri gue gak pantas untuk dia perjuangkan. Tapi look at me now. Ketika gue ngerasa jauh lebih percaya diri dan mencintai diri gue, gue baru merasakan bahwa sebenarnya dia sayang sama gue -sebenarnya banyak yang menyayangi gue. Karena apa? Karena gue percaya kalau gue pantas disayangi.

Dalam hidup ini akan selalu ada masa di mana lo akan bilang, "iya Nyet move on sih mau. Tapi lu kira gampang? Emang ada yang mau nerima gue dan gak ninggalin gue lagi?" Namun semakin lo cuman lihat ke belakang, semakin sulit lo membuka lembaran baru.

Buka hati bukan berarti harus memaksakan siapapun yang punya kemungkinan untuk masuk diterima dan diusahakan untuk seperti yang sebelumnya. Tapi buka hati adalah ketika lo berlapang dada menerima kegagalan masa lalu lo dan mulai hidup dari apapun yang lo punya. Percayalah semakin lo mencari, semakin sulit lo menemukan.

Justru hari ini gue merasa bersyukur tidak "jadi" dengan orang yang gue sayangi lebih dari sahabat selama bertahun tahun dan tidak memilih gue. Karena setelah gue sadar bahwa selama ini dia memang sayang dan menjaga gue, gue merasa bangga hati. Gue berhasil melewati rintangan dari patah hati sama dia dan maju ke level berikutnya. Kalau kata sahabat gue, Fena:

"Kalo kamu patah hati hari ini, kamu harusnya bersyukur. Berarti Tuhan menjauhkan kamu dari cowok yang tidak tepat untukmu untuk melangkah lebih dekat kepada jodohmu yang sebenarnya."

Cheesy sih kek pizza kebanyakan keju, but its true.

Pada akhirnya jika mereka yang gue sayangi malah memilih orang lain, gue tahu suatu hari nanti mereka akan berbalik dan menyadari sesuatu tentang kepergian mereka meninggalkan gue. Entah mereka menyesal atau mereka malah makin nyaman buat sama gue (kaya sahabat gue ini). Yang jelas apapun yang menyangkut masa lalu biarkan tersimpan sebagai kenangan. Tapi jangan salahkan kenangan bila muncul kala ingatan menginginkannya. Sebab mungkin kenangan itu yang akan membantu kamu mempelajari situasi pada masa tersebut dan membuat kamu lebih bijak.

Gue mengerti kenapa Babeh berkata, "coba sama orang yang suka sama kamu." Karena ketika sudah ada orang lain yang menyukai kita, berarti kita sudah merasa suka dan nyaman pada pribadi sendiri. Apalagi yang lebih menyenangkan jika kita mencintai diri kita dan dicintai oleh orang lain yang mencintai kita tanpa meminta kita berubah seperti keinginannya?

Well, ini hanya teoriku saja. Semua orang bebas berpendapat kok. Makanya aku suka banget sama lagu Hailee Steinfeld ft. Alesso - Let Me Go. Kenapa? 

Because I've been hoping somebody love you in the way I couldn't
Somebody taking care of all of the mess I've made
Someone you don't have to change
I've been hoping
Someone will love you
Let me go



Karena aku berharap aku mencintai diri aku dan menemukan orang yang mencintai diriku apa adanya. Dan semoga doaku pada diriku sendiri berbalik kepada kamu. Bukannya cinta itu saling mendoakan yang terbaik meski sudah disakiti ya? Yang balas kamu biar Tuhan dan alam semesta saja. Aku capek, mau ngurusin yang lain.





Jadi... Buka hati, yuk?
Ada yang sadar gak sih kalo kemarin baru aja new year?

Seinget gue, gue baru aja kemarin new year di Yogya.. Ngurusin gathering LSR.. Tiba tiba final test semester 3.. Lalu gue ke Korea.. Dan sekarang menjelang UTS serta Ramadhan. Gila sih, cepet banget ya?


Ngomongin tentang Mei, banyak hal yang harus gue lakukan menuju Mei 2018 yang lebih baik (halah). Sebentar lagi UTS semester 4 dan gue harus naikin IPK gue. Maklum, gue gak nyalahin kerja kemarin atau mungkin kaget pergaulan dengan jurusan baru, tapi IPK gue emang turun sekitar 0.6 menjadi 3.7 huhuhu. Agak sedih melihat gue sekarang juga sudah absen 2 kali di setiap kelas karena sakit dan ke Korea.. Lalu sekarang semangat belajar gue menurun.

Kenapa ya? Apa semester ini semesternya jenuh?

Maka dari itu untuk mengurangi tingkat kebodohan dalam hidup, gue sering banget pindah pindah tempat duduk di kelas sesuai mood gue. Kadang paling depan dan nyatet serius cukup membantu gue untuk memahami lebih mudah dari biasanya. Kadang duduk di tengah dan ketawa ketawa sama temen temen juga membantu. Tapi kalo lagi kuis duduk di belakang sendirian lebih efektif dalam berpikir..

Pokoknya gue di kelas suka suka gue, deh! Tapi gimana nih UTS semester 4.. Gue kok takut ya...

Gue gak mau lagi nilai gue turun, apalagi sekarang gak ada "kerja" yang bisa dipersalahkan. Emang anaknya seneng nyalahin orang lain:p HAHAHA gak deng becanda. Tapi semoga gue bisa ya, Alicers! Insya Allah bisa kok!

Anyway, gue juga bakal dateng ke konser Kehlani nih di Jakarta tanggal 26 Mei nanti. Pas puasa, sih.. Cuman gapapa. I'll do it for the very first concert I have in my life + pake gaji terakhir gue!! Gue baru sadar ketika biasanya kita kerja dan dapet gaji, ketika berhenti tuh rasanya.. Hampa.. Gue jobless sekarang!!!

Huhuhu apa ya yang harus gue lakukan supaya hidup gue lebih bermakna dan lebih semangat lagi seperti dulu semester 1 & 2?!! :"

Gue semacam dilema gitu, Alicers.. Kalo pengen cepet kelar Meinya, gue cepet juga lewatin Ramadhannya. Padahal ini Ramadhan pertama dan terakhir gue sebagai President LSR. Kalo gak pengen cepet kelar.. Berarti UTS-nya lama dong-__- Tapi UTS gue seru sih materinya, banyak logikanya. Cuman kan.. Haduuuuh!

Oh May May May!!

(Seneng tapi panik)


APRIL 3rd 2018

RISE AND SHINE BEB! Gue terbangun di Jeju Island pada hari kedua gue di Korea. It was around 9 degrees in the morning and we went to Eco Land Theme Park Jeju Island selama kurang lebih 1,5 jam. Sebentar, selfie dulu ya;)


Wagelaseh temen temen sekolah, gue main ;)


Untuk gue yang kerja di dalam office selama 5 bulan penuh (ya karena gue sempet ada pulang ke Cirebon, sakit dan ke Jogja jadi gak bisa dihitung 6 bulan ya wkwk) dan jarang lihat alam yang cantik selain taman Apartemen Sudirman Park, gue bener bener suka banget sama tempatnya! Di sana ada danau, ada banyak pohon, banyak bunga dan juga pohon bunga sakura:"} Sampai ke tempatnya kita akan beli tiket dan dibawa naik kereta untuk keliling wilayah Eco Land yang segede gaban itu. Sayang banget cuman 1,5 jam jadi gue cuman sibuk foto fotoin alam dan bikin video.

FYI YA GUYS, gue bukan tipikal orang yang jalan - jalan terus foto. Gue adalah tipikal jalan - jalan dan fotoin tempatnya:"}



YES GAK ADA YAYANG JADI PALING KECIL WKWK.




Setelah dari Eco Land, kami berjalan menuju suatu tempat di mana sepanjang jalan ada pohon bunga sakura dan di bawah pohonnya ada bunga canola. Anyway menurut tour guide gue, bunga sakura dalam bahasa Korea bernama beotkkot. Cantik banget deh sumpah gue gak bohong:"}




Seperti yang teman teman tahu bahwa gue tuh suka banget sama Gong Yoo apalagi drama Goblin! HAHAHA. Mengingat gue sangat cinta drakor, gue ingin membagikan video alay nan membahagiakan ini. Gue sudah merasa sebagai pengantin Goblin sesungguhnya...



Please jangan hujat aku netizen:"}

Gue agak nyesel sih kenapa gue gak foto ala ala di tengah bunga bunga itu. Tapi mengingat nyokap gue kalo foto selalu suka suka dia ye.. Daripada berantem, gue lebih seneng mengabadikan momen momen tersebut dakam video dan foto hasil karya gue. Tapi gue bener bener seneng ketika di Jeju Island banyak banget pemandangan alam yang bisa gue nikmatin. Selain itu udaranya sejuk banget, kusuka kusuka!!

Setelah itu kami berkunjung ke suatu tempat wisata yang menunjukkan rumah asli dari penduduk pulau Jeju. Lucunya, jaman dulu di Jeju itu kamar mandi ada di luar rumah dan katanya pup dari manusia akan siap dimakan oleh babi hitam yang ada di dalam kandang tepat dibawah jambannya berada...

Hmm kalo di Indonesia macam empang yang ada lelenya lah ya:"}

Wagelaseeeh babinya lucu parah!:"}

Kalo temen temen nonton Jewel in The Palace, gue mau pamer kalo gue udah datang ke salah satu tempat shootingnya HAHAHA. Karena rumah wisata Jeju tersebut pernah jadi tempat shooting drama Jewel in The Palace.





Menurut gue rumah asli pulau Jeju kurang lebih sama aja kaya rumah Indonesia jaman dulu. Didominasi oleh kayu kayu tua dan juga ada batu batuannya. Tapi gue berasa lagi ada di Drama Korea versi Kerajaan tau gak sih-_- WKWKW.

Anyway setelah puas dengan keliling keliling, kita makan siang!! Jadi ceritanya makan ala Korea gitu shay (yaiyalah lo lagi di Korea Tip), dengan makan daging yang dimasak di meja + dibungkus sayur gitu sama makan kimchi. Hampir semua meja makannya babi kecuali meja gue makan ayam:"} Di Korea daging sapi mahal banget guys.. Ya di Indonesia juga sih. Jadi mostly kalo hidangannya babi, makanan gue diganti dengan ayam atau ikan..

PADAHAL MAU COBA BABI!! :( #MakanSaudaraSendiri #OkeSiap





"Ti fotoin Mama makan.." - Oke siap.

Perjalanan selanjutnya menuju Seongsan Ilchulbong yang merupakan sebuah situs bersejarah di mana orang biasanya hiking sambil melihat surise & sunset. Gue suka banget di sana liat pemandangan dan bikin beberapa video. Banyak banget anak SMA berkeliaran tapi..  Gue tidak menemukan yang ganteng kaya di Drama Korea:"} Sampe mau marah.. Mana oppa oppa yang dijanjikan?! :"}

Tapi sebelum ke Seongsan Ilchulbong, kami sempat ke satu tempat dipinggir laut gitu yang gue lupa namanya apa karena gue lagi mules saat itu!!:"} Tapi gue makan odeng pertama kalinya seharga 1000 won dan gue mengerti kenapa orang patah hati bisa makan banyak odeng di drama drama. KARENA ENAK, MURAH DAN MICIN!!

Aku mah oke kalo patah hati dikasih makan ini.

Minuman ini enak banget kayak susu pake soda gitu. Cihuy deh guys!

Seongsan Ilchulbong;)

Kebahagiaan yang hqq mana kala semua belajar tapi Titi jalan jalan.

Anyway setelah itu kami pergi ke Yongduam Rock (Dragon Head Rock) yang merupakan situs bersejarah di pulau Jeju. Tapi sayangnya gue udah lemes banget jadi gue tidur deh di bus. Tapi gue sempet turun untuk lihat pohon sakura. Gak bisa bohong sih cantik banget ya negara 4 musim!


Karena malam itu merupakan malam terakhir di Jeju Island sebelum flight back ke Seoul, makanya gue pergi ke sekitar hotel bersama Feivel untuk cari cemilan. Tapi ketika lagi main ke e-mart (supermarketnya Korea), gue tiba tiba bertemu cowok gue..

Gue sebenernya kaya gak mau gitu lho pamer, cuman gimana ya temen temen:"}

Emang susah ya kalo punya cowok kerjanya jadi model, ketemu mulu di mana mana..

Kurang lebihnya seperti itu hari keduaku di Korea Selatan. Aku suka banget sih perpindahan musim dingin ke semi ini karena udaranya enak banget dan alam Korea yang cantik banget! Cukup memuaskan mata dan hati gue yang sudah lelah dengan Jakarta serta segala ke-hectic-annya. Terlebih ketemu pacar.. Ya gimana ya:"} (Dihujat netizen) (Tapi sumpah sih gue mau kalo cowok gue Gong Yoo HAHAHAHA) (Oke khayalan babu)

OHIYAA! Kalo kalian mau liat video langsungnya boleh cek instagram aku ada highlight story-nya kok. And that was my last night at Jeju Island. I really want to come back next time. Rasanya penat di hidup ini hilang sedikit demi sedikit;)

Well, good night.