Tanggal 5 ke 10 untuk 17 Tahun

Sudah Oktober.

Di pembukaan Oktober tahun ini gue menyadari semakin kuatnya fakta bahwa semua orang bakal tetap mengomentari kita buruk apapun yang kita lakukan dan semua tetap datang dan pergi begitu saja. Semakin gue pikirin semakin gak ada habisnya...

Jadi gue memutuskan untuk menyaring komentar buruk dari mereka (bahasa gaulnya Haters) untuk membangun diri gue jauh lebih baik. Apapun itu -mulai dari karya, attitude sampai fisik. Terima kasih untuk menertawakan gue, mengejek gue tapi tetap memperhatikan gue. It's a big deal, I know it. Mari berpikir positif tentang ejekan di luar sana supaya diri kita jauh lebih baik;)

Tapi kalo ternyata gue masih saja membuat kalian risih dengan segala karya dan kegiatan yang gue lakukan, pencet saja unfollow, unfriend atau hide home line gue supaya kalian gak liat update-an blog gue, youtube atau apapun.

Another thing to say is gue pengen banget orang tahu kalo hidup gue yang dibilang super galau dan sangat pantas untuk put your pity on my life gak seperti yang kalian bayangkan kok. Gue bahagia dan kegalauan itu malah membawa gue ke banyak rejeki & ide penulisan. Menjelaskan pun percuma kalo udah gak suka pasti gak suka aja, kan?

Gue gak akan memaki atau ngomongin kalian jelek lagi karena gue mawas diri aja; gue gak lebih baik daripada siapapun. Gue cuman gue yang begini. Jadi kalo kalian tetep ngejek dan ngejelekin gue, its your choice. Silahkan dilanjutkan jika itu memang kebahagiaan hidup kalian. Gue gak mau mengusik kebahagiaan orang lain;)

Tapi lucu aja kan ya, gue gak ada di lingkar kehidupan mereka tapi mereka tetep ngomongin gue sampe bebusa? Semua yang gue lakuin A-Z, dari kegiatan gue, fisik gue sampe gue main sama siapa aja diomongin. Kan lucu. Tapi biarin deh;)

Ok, orang datang dan pergi.

Kali ini gue menyadari bahwa ada orang orang yang patut diperjuangkan, ada yang seharusnya kita tinggalkan sejak lama dan ada juga yang harus dibiarkan supaya dia menghargai orang lain. 

Gue pengen throw a shit kayak; "tuh rasain, gimana kalo jadi gue?" but somehow itu cuman ngebuat kita terlihat lemah dan seperti sangat membutuhkan dia. Orang memang akan datang dan pergi, it's life.

Jadi gue memutuskan untuk membiarkan saja. Buat apa kita memperjuangkan orang yang emang gak mau lagi ada di kehidupan kita? Sama aja usaha sendiri, disakitin sendiri. Kayak orang bego. Gue gak mau.

Last but not least, pendaftaran London School of Public Relation Jakarta a.k.a universitas impian gue dari SMP sudah dibuka. People staring at me like, "serius lo mau masuk swasta?" but hey... Entahlah.

Gue berencana apply PMDK di gelombang pertama. Bismillah yaa Allah, semoga ada jodoh. Banyak yang nanya sama gue tentang Malaysia and I don't know.. I just don't know..

Gue udah sering ngomongin ini sama Ridho tapi dia gak bisa bantu banyak. Gue juga gak tahu apa gue siap buat ninggalin Indonesia....

Yang jelas di beberapa bulan terakhir ini gue bertekad untuk fokus sama ujian, belajar dan make good memories. Biarkan hal hal negatif diputarkan untuk jadi hal postif dengan cara bersyukur. Gue gak mau menyia nyiakan senior year gue.

Cukup gue menyesal saat kelas 9 kebanyakan overthinking dan baper. Sekarang saatnya easy going dan jadi lebih dewasa menyikapi hal hal kayak begini. We'll see...




Sebentar lagi 18 tahun. Sebentar lagi.


Artikel lainnya:

4 komentar:

  1. gak usah peduli sama haters, biarkan anjing menggonggong :D

    BalasHapus
  2. Mantap!! Sabar aja hadepin haters, mereka hanya fans yg tertunda kok :) Mereka cuma iri! Hehehe
    -jevonlevin.com

    BalasHapus

Leave me some comment! Thank you, guys:}