Page 364 of 365: Decisions, Decisions

"Jangan pernah setengah setengah."

****

YATS COLONY, YOGYAKARTA


Pagi ini ketika gue terbangun, gue sama sekali tidak takut menghadapi 2018. Tidak ada satupun keraguan dan penyesalan untuk melangkah ke hari baru. Padahal di 5 tahun terakhir omongan gue akan selalu sama; "kenapa waktu berlalu dengan begitu cepat?" Tapi tahun ini, walaupun 12 bulan yang gue lewati cenderung terasa seperti 6 bulan yang juga masih terasa dipercepat, dengan bangga gue bisa bilang; "I did my best this year."

Couldn't thank enough for your lessons and blessings this year, ya Allah.

***

2017 BENAR BENAR BRUTAL.

Tahun di mana seorang Rizki Rahmadania Putri berhasil ngegambar alis dan nyatok sendiri. Tahun di mana seorang Rizki Rahmadania Putri berniat move on, nulis Turning Page dan alhamdulillah tembus sekitar 200 kopi (dan coba tanya sekarang, sudah move on belum? Sudahlah). Tahun di mana seorang Rizki Rahmadania Putri berhasil mematahkan omongan orang yang membenci dan meragukan dia, walau dengan drama konyol dan segelintir waktu waktu yang begitu berat untuk ia lewatkan, namun ia berhasil. Tahun di mana seorang Rizki Rahmadania Putri untuk pertama kalinya bisa bilang "it was his loss to not choose me, and it was definitely not mine" setelah bertahun tahun selalu galau dan insecure kalo habis pisah sama cowok dan cowoknya lebih dulu punya cewek baru atau balik ke mantannya.

Tahun di mana seorang Rizki Rahmadania Putri ditampar untuk benar benar menjadi dewasa. Mungkin ia belum sepenuhnya berubah dan ia tidak bisa membahagiakan semua orang. Tapi kini ia mulai menemukan tujuannya hidup di dunia ini. Bukan untuk dicintai orang lain karena berusaha menjadi apa yang mereka mau, namun berusaha memperbaiki diri sebaik mungkin supaya dicintai apa adanya tanpa perlu merasa takut tersaingi atau ditinggalkan.

Gue akhirnya berani memutuskan bahwa apapun yang gue lakukan selama itu gak merugikan orang lain akan terus gue usahakan. Gue gak mau lagi jadi orang yang berubah menjadi pahlawan; mereka yang sok gakpapa kalo disakiti padahal terluka dalam.

Gue sudah memutuskan untuk membahagiakan diri gue.

This is me and I'm proud to be who I am.

***

SCHOOL LIFE

Gila, excellent class. Bercanda kali gue?

Gue gak pernah menyangka bahwa gue bisa dapat nilai "cukup" memuaskan di bangku kuliah. Mungkin karena di LSPR adalah tempat yang gue mau sehingga gue menjalaninya dengan sangat senang. Walau banyak banget kendala yang gue hadapi. Kerja kelompok bareng orang orang dengan latar Agama, Budaya dan lingkungan yang berbeda cukup bikin gue frustasi. Tapi alhamdulillah gue bisa melaluinya.

Kelompok gue berhasil menang Best Presentation untuk PR Project di pertengahan tahun lalu. Dari hampir 100 kelompok, kerja keras gue dan teman teman, gak tidur, gak main, gak pacaran.. Oke gue gak punya pacar, baru banget gue sadar HAHAHA, ternyata bisa terbayar dengan piala Best Presentation. Terima kasih untuk Zuma PR Consultant (Cece Natal, Nicky, Tisha, Peti, Pungki, Revina Lana Tambayong dan Salma) yang sudah bekerja keras untuk semua ini:')

Disusul oleh gue yang dengan begonya telat registrasi kelas pagi, akhirnya gue dapet siang deh untuk jurusan Mass Communication. Gue galau setengah mati, kerjaannya cuman nangis ke Henri. Tapi Henri Putra Jaya, si manusia Chinese yang entah dari mana datangnya bisa selalu membangkitkan hidup gue, nantangin gue untuk bisa dapet kelas unggulan di LSPR. Namanya excellent class. Gue sih pede pede aja bilang, "iya kalo bisa ya Hen.." dan taunya gue dapet! Dan gue mask excellent class! Kelas yang notabene anak anaknya dengan IPK di atas 3,5 :"> Gue gilaaaaaa!

Tapi ternyata gue bisa.. Walau mungkin agak keteteran karena sekarang... Gue... 

Gue diamanahi memimpin London School Radio sekaligus kerja di sana ;)


Ps: Terima kasih untuk segala hal baiknya, Hen. Allah bless you, dut!

***

THE BESTIES

Gue belajar untuk main dengan siapa saja tapi selalu punya tempat pulang terbaik.

Hal yang paling gue syukuri tahun ini adalah kenal sama Natalya Berliani dan berhasil mempertahankan persahabatan kita tanpa berantem kayak anak SMA. Cece jadi teman yang sangat baik untuk gue, gak sekedar teman tapi juga jadi saudara perempuan. Cece yang membuat gue bisa lebih bersyukur atas segala hal yang gue punya karena gue belajar untuk jadi lebih dewasa kalo sama dia.

Selain itu gue juga punya Adelia Karlina a.k.a Dele yang super bawel tapi sekarang berubah jadi dewasa. Dia selalu ada kalo gue butuh bantuan dan temen nonton teater terbaik! Masih banyak teman baik gue lainnya seperti Nicky yang selalu support gue, Serafine yang selalu berusaha gak pernah absen kalo gue minta dia datang ke hari besar gue...

Teman teman kelas gue juga seruu! Teman teman 9A yang jungkir balik kerjain teater Lonely Birds and Shadow Figures bareng bareng hahahaha.. Teman teman Mass Communication 20 excellent.. Teman teman di Kabinet Biru!!:"}

Lalu Allah mempertemukan gue dengan kakak kakak baik. Gue kenal sama Marsha Ramadhani, kakak kakak jutek yang jadi juri audisi saat gue mau masuk choir tapi tahunya sekarang jadi teman dekat. Gue juga dipertemukan dengan Adela Setiawan yang dalam 3 bulan berhasil membantu gue berubah jadi lebih baik. Terima kasih kepada bos besar gue yang menghadiahi Adel untuk hadir ke kehidupa gue:"} Dan masih banyak lagi teman teman seru yang gak bisa gue sebutin satu satu.

OH! Tentu saja gue punya 9 teman baik yang juga partner di kabinetku & Keluarga Gimmick yang merupakan partner kerja gue. Orang orang yang mendukung gue dan mengajarkan gue arti menghargai dan juga menyayangi. Ada CACEPMIKTON yang berisi Jojo (vice president), Yuzy (vice president), Aly (bendahara), Tari kecil (sekretaris),  Didi - Weni - Ellen Cipuy (music director), Anya (producer) dan Fena (creative director). Keluarga Gimmick berisi 4 trainee LSR dan gue sudah bersama Lihin, Lina, Tri dan Didi yang pada masa kontraknya habis akan terus berganti dengan orang baru.

Promise you to share the London School Radio's story setelah kami Gathering ya;)

Dengan teman teman SMA?

Oh well..

Ada beberapa teman SMA gue yang masih berhubungan kok sama gue. Kaya Uti, Shifa, Okky, Ayesha, Fadhel, Silvy...

But then peeps, life gonna be like this. Setiap orang pasti ada masanya.. Gue gak akan bisa memaksa mereka semua ada di ring nomer satu. Akan ada mereka yang pada akhirnya pergi dan datang lagi sesuai masanya..

Tugas gue adalah untuk tetap mendoakan dan berlaku baik.

Karena pada dasarnya gue makhluk sosial yang butuh teman, kan?

Yaaah, semudah itu gue mencoba memagari diri untuk gak baper gara gara ini lagi:p

***

ACHIEVEMENTS


Proudly present to you my 4th book, Turning Page.

Terima kasih kepada semua kelas Introduction to Public Relations, Advertising, Marketing Communication dan juga Promotion yang membuat gue berhasil menerapkannya kepada buku terbaru gue. Terima kasih kepada teman teman yang membeli bukunya dan memasukkannya ke insta story:"} Lalu terima kasih paling banyak untuk Henri Putra Jaya yang jadi editor buku gue! HAHAHAHA gilaaa my lucky year is part of your magic words, Hen!

Oke obrolan gue sama Henri adalah...

"Yang ngedit gue, yang dapet duit - nama - diliput orang - fans kan elu! Kurang baik apa gue?"

Unch, selalu bersyukur punya Henri!

Gue gak pernah nyangka bisa jual sekitar 200 buku dengan cara door to door dan pakai social media.. Rasanya.. LUAR BIASAAAAA:"}

Selain itu untuk pertama kalinya setelah magang jadi produser di Shelter FM, akhirnya gue kerja beneran jadi trainee di London School Radio. Jadi selain diamanahi jabatan sebagai Presiden, gue ditawarin kerja juga dan ini berarti gue kerja untuk LSPR. Terima kasih kepada station manager gue, Babeh Dana untuk segala kebaikan dan bimbingannya:"}

Tahun ini juga gue mulai seriusin nulis cerbung lagi dengan rilisi Overlook. Insya Allah sekitar 20 - 26 episode sih karena ternyata gue gak bisa nulis 10 episode doang yaa. HAHAHAHA.

Alhamdulillah ya Allah, barakallah, terima kasih banyaaak!

***

LOVE LIFE

Tidak banyak yang bisa gue ceritakan...

Ada sih beberapa yang datang tapi most of the time gue menghabiskan waktu gue dengan Bos Besar, cowok yang benteng sama gue itu. Masih dia untuk beberapa lama sampai akhirnya sekarang gue gak sama siapa siapa..

Sekarang gue berhenti insecure dan mencari orang untuk mengisi hati gue. Gue bertekad untuk jadi pintar dan cantik, memperbaiki attitude gue dan juga kebiasaan gue. Gue percaya Allah seadil itu untuk mempertemukan gue dengan orang baik. Yang jelas kalo gue mau orang baik gue juga harus mau berubah jadi baik.

Selama hampir 1,5 tahun Bos Besar menemani gue dan membantu gue berkembang menjadi pribadi yang 180derajat beda dari sebelumnya. Gue sudah melalui fase membenci dia, dibenci dia, pengen bunuh dia, pengen dibunuh dia... Gue udah capek dibandingin sama mantan mantan dia, sama cewek cewek dia.. Gue capek berubah jadi orang lain buat bahagiain dia meanwhile gue selalu terima dia apa adanya. HAHAHA baik banget gak sih gue? Emaaang!

Tapi...

Apapun itu gue bersyukur telah berubah jadi lebih baik, kasih dia yang terbaik dan segala hal baik buat dia. Pokoknya gue gak setengah setengah deh sama dia. Gue percaya hal baik butuh waktu, jadi sambil menunggu kebaikan kebaikan itu berbalik untuk gue....

Gue melepaskan Bos Besar dan semua cowok cowok yang bolak balik mampir ke gue...

Pada saatnya nanti bukan gue lagi yang harus selalu memperjuangkan, tapi gue akan diperjuangkan sama seperti apa yang gue lakukan. Gue percaya itu. But good things take times, kan?

Pertama kalinya dalam hidup gue sebahagia itu cuman lihat orang yang gue sayang berkembang dan sukses -dan itu cuman ke elo doang. Keren banget ya lo! Hahahaha. Anyway...


Terima kasih untuk 2017-nya, Bos Besar.

***

Tahun 2017 gue tinggalkan tanpa kecemasan dan keraguan sedikit pun. Gue yakin setelah perjuangan gue kemarin, ini saatnya gue untuk memanfaatkan semua hal yang gue dapatkan sekarang. Di 2018 saatnya gue menunjukkan bahwa gue mampu bertahan dan berkembang lebih baik lagi. Kali ini bukan lagi untuk menunjukkan sama orang orang yang ngejelekkin gue kalo gue mampu, tapi ini untuk diri gue sendiri, untuk masa depan gue.

Gue akan menjadi 20 tahun dalam 6 hari.

Decisions, decisions...

Saatnya berubah jadi lebih baik.


Dear 2017, terima kasih untuk segala hal manis dan penuh tangisnya. Gue belajar banyak banget dari lo. Dan gue gak akan mengecewakan semua tangis yang sudah kita keluarkan untuk melewat 2017. Happy new year, my Alicers. Yuk yuk semangat! Perjuangan kita untuk jadi lebih baik gak bisa berhenti begitu saja! SEMANGAAAAT!


PS: Maafkan aku yang jarang curhat lagi... Sebentar lagi 8 tahun! Sebentar lagi 10 tahun! Kita pasti bisa berkembaaaang!;3a


Artikel lainnya:

Tidak ada komentar:

Leave me some comment! Thank you, guys:}