Cacepmikton’s Talk: “Siapa Yang Nikah Duluan?”

Before we go further, let me introduce my team at London School Radio (Cabinet Harmoni) CACEPMIKTON. Lo gak perlu tau apa arti dari CACEPMIKTON  (karena lo akan ilfeel deh, trust me) yang jelas motto kami adaah “Nyinyir untuk bertahan hidup.” Eventhough, kami sebenernya gak nyinyir terus tauuu! Kami hanya disiapkan untuk bisa nyinyir jika keadaan mendesak atau mengancam kehidupan dunia.

Well, CACEPMIKTON terdiri dari :

- Titi as Ms. President
- Marlinda / Yuzzy as Ms. Vice President External & Head of Public Relations and Promotion
- Jojo as Mr. Vice President Internal
- Tari / Kecil as Ms. Secretary (gabut) (numpang nama doang)
- Verly / Aly as Ms. Treasurer
- Vania / Anya as Ms. Program Director
- Fena as Ms. Creative Director
- Didi as Ms. Music Director
- Ellen / Cipuy as Ms. Music Director
- Winie / Weni as Ms. Music Director






Hidup kami itu rapat sampe bego lalu bonding. Bondingnya antara nonton atau makan... Taichan. Oh iya, kami punya station manager bernama Pak Dana Sumirat yang biasa dipanggil Babeh.


Sekiranya seperti itu... So here’s my story.

* * *

Hari ini gue makan bareng Anya, Marlinda dan Aly. Gue lagi gak mau ngomongin kerjaan. Sama sekali kayanya enek gitu. Gue cuman pengen jalan sama anak anak tanpa ngomongin kerjaan. Akhirnya kami mencoba untuk ngobrol tapi ended up awkward karena kami baru sadar...

Anya : “Eh lu tuh gak akan bisa ngobrol. Inget kata Babeh, di dunia radio ini lo cuman bisa dapetin dua dari tiga hal; pribadi, kuliah dan keluarga. Nah kita bersepuluh cuman punya kuliah dan keluarga, makanya gak ada yang bisa baper.”
Titi : “Wah iya cuman Didi doang gak setia kawan.”
Marlinda : “Eh siapa ya yang kira kira nikah duluan?”
Aly : “Hmm..”

Setelah itu terjadi percakapan “hayo siapa yang nikah duluan” dan sukses membuat gue berpikir keras. Ada beberapa teman gue yang sudah kebayang siapa jodohnya, sementara gue? Gue baperpun gak bisa.

Malam ini di tusuk ke 12 taichan yang gue makan, gue cukup tersedak dengan pertanyaan Aly..

“Lo mau nikah kapan?”

Dengan sangat mudahnya gue jawab “umur 27 tahun.” Seketika gue terdiam dan berpikir... Oh shit, being 27 is only 7 years from now. But back to 10 years ago, gue sangat menunggu nunggu kedatangan 7 tahun kemudian karena ketika 17 tahun tiba gue sudah resmi menjadi dewasa secara negara.

Tapi 7 tahun dari sekarang beda, woi! 27! Gue harus udah nikah! Tapi sama siapa...

Sedangkan gue petakilan, hidup gue nulis sama ngeluh doang, gue bisanya ceramahin orang... Lalu siapa yang akan nikahin gue?

Obrolan malam ini berhasil membuat gue makan ice cream dan sebotol susu stoberi bahkan setelah makan 15 tusuk taichan. Setakut itu...

Move on aja masih bismillahirahmanirrahim.. Ini lagi dia nanya kapan nikah. Ya Alah, kapan ya gue nikah?!




Oh shit, masalahnya bukan cuman kapan... Tapi sama siapa(:


Artikel lainnya:

Tidak ada komentar:

Leave me some comment! Thank you, guys:}