Outside the Box

Pernah gak lo ngerasa fucked up sama sesuatu tapi lo masih sayang sama hal itu? Lo terbiasa tentang hal itu atau sebenarnya lo hanya takut untuk keluar dan cari hal yang baru?

Well, me personally, yes.

Gue sudah sampai tahap di mana masa bodo sama orang tersebut. Tapi gimanapun rasa khawatir dan ingin membantu masih ada karena lebih dari 366 hari gue lewatin bareng sama dia. Unfortunately, I’m not the one who he needs.

But the good thing is... Dia juga bukan orang yang gue butuhkan lagi.

Gue penasaran bagaimana caranya kita keluar dari kotak yang biasa kita tempati? Kotak yang biasanya memberikan kenyamanan dan rasa aman. Kotak yang gue gak perlu jelasin kenapa Natalya dipanggil Cece atau kenapa nyokap gue overprotecting banget kalo gue pulang malem. Kotak yang gue gak perlu cerita ulang siapa Ridho dan kenapa gue gak bener bener suka bunga. 

However, here’s the deal...

Kalau gue terus dalam kotak itu yang ada gue menyakiti diri sendiri. Kotak itu sudah tidak mau lagi diisi oleh gue -dan bukan gue lagi yang dia butuhkan. Sementara gue adalah orang yang peduli akan kontinuitas dan gak suka berganti ganti. Tapi kotak gue enggak..

Jadi mungkin ini alasan kenapa gue jarang nulis lagi. Setiap hal yang mau gue tulis selalu lead me back to him. But I cant do this anymore. Because I’ve been giving too much efforts for the shake of our computer mediated communication relationship...

But I’m not the one he wants to fight for.

Eh, have you ever heard that once a man fall in love too deep with a woman, he will try to find HER in other woman? And of course he won’t ever be satisfied because no one will ever be like somebody else. There’s always be a difference, even a bit.

Then, have you ever heard that once a woman meet the man who has everything she ever dreamed of, she will do anything to keep him around her? And of course she has to be ready for anything worst. There’s no guarantee that the man will fight back for her.

Karena sejujurnya di dunia ini masih banyak orang yang harus kita temui sebelum kamu ketemu the one. Well I thought my box is already the one, but since I’m not the one for him, then maybe we need to find someone else..

Or maybe just enjoying my life and someone will come. 


So I decided to get out of the box and see what’s good thing in the outside. Karena dia aja harus ketemu banyak orang supaya sadar my effort for him. Then me too, me too.


Artikel lainnya:

Tidak ada komentar:

Leave me some comment! Thank you, guys:}