We're not stop being kind, we just grown up.

"Pada akhirnya mereka akan berkumpul sesuai dengan pribadinya.
Kalo kita berhenti berkumpul dengan mereka, 
mungkin kita kurang brengsek untuk ada di sekelilingnya."

***

Setelah berbulan bulan sibuk dan setiap kali pulang gak pernah mampir, gue menyempatkan hari terakhir gue di Cirebon untuk ke rumah salah satu teman terbaik masa SMA, Rahadian Afra Imtiyaz. You may know her as Neng Raa, salah satu anggota PPK (Para Pencari Kesetiaan) dan teman gue di Smanda Golden Voice. Setelah satu tahun gak ketemu, tiba tiba Afra udah jadi Make Up Artist aja:"} Meanwhile gue juga berkembang di dunia gue sendiri.

First impression after a year not meeting her was.. She still feel warm as the last time I hugged her. Kita cerita banyak banget, berbagi apa yang selama ini belum sempat dibagikan, mendengarkan apa yang selama ini belum sempat didengar. Gue bahkan sempet jadi model dia lho buat portofolio make upnya!! HAHAHA.

Tiba tiba gue jadi cakep banget sampe pusing:"}

Waktu Afra lagi dandanin gue, dia sempet berujar kaya gini, "aku tuh gak suka Titi diomongin gara gara kalo make up selalu smokey eye. Pokoknya kali ini Neng mau bikin Titi beda." kata dia sambil ketawa. Gue jadi ikutan ketawa sambil mikir, masih ada aja ya temen - temen SMA gue yang ngurusin gue dan memperhatikan gue. Jadi malu masih diomongin:p

Well, as the smokey eye conversation came up, gue jadi teringat bahwa selama setahun terakhir baik gue maupun Afra melewati struggle masing - masing dalam hidup. Masalah bukan cuman soal cinta, pertemanan atau keluarga -sometimes we have problems with ourselves too. Dan rasanya seneng banget ketika gue cerita ke Afra dan dia juga mempunyai rasa yang sama, ternyata kita melewati fase yang sama:"} Bahwa ada beberapa titik dalam kehidupan di mana kita merasa doubting ourselves dan stress akan masalah yang terjadi. We often thought that everything just too much at that time, but we're ended up saving ourselves from being broken.

And I realize that we never really broken, because when you have faith, you won't giving up easily.

Masalah gue dan Afra cukup kompleks setahun terakhir ini, but here we are, kita berusaha bangun dan mengais pundi pundi kehidupan sambil membangun istana kita sendiri. Semakin kamu dewasa semakin kamu dapat merasa bahwa ada beberapa hal di dunia ini yang harus kamu hentikan keberadaannya dari hidup kamu. Bukan karena kamu berhenti jadi orang baik, tapi karena kita sudah beranjak dewasa. Teman yang entah kemana saat dibutuhkan, teman yang menyakiti, disagreement yang berakhir meremehkan kita bahkan hal hal yang gak kita capai. We are not giving up over those things. We just move on and let it go because we realize that it doesn't matter anymore for our life.

Karena hidup yang semakin rumit ini gak perlu makin dirumitin sama masalah yang gak penting.

Kenapa gue bisa bilang kita gak berhenti baik? Well honestly, lets think this way. Hidup itu tentang menanam benih, tapi kalo emang ladang yang kita tanam udah gak baik kualitasnya, why we keep trying hard, then? 


As my good High School friend was painting with her brush on my face, I thought that it's gonna be easier next time; when I have people around, then they hurt me, they I have to try to turn the page, then it goes and goes and goes. By the time, teman yang paling cocok untuk kitalah yang bertahan. Karena bersyukur untuk kamu yang dijauhkan kepada hal buruk, dan kepada kamu yang akhirnya bertemu hal baik;)


Thank you, Afra!!
Go check her account @by.afraimtiyaz on Instagram and book your seat, now!


Artikel lainnya:

Tidak ada komentar:

Leave me some comment! Thank you, guys:}