untuk yang tersayang, tapi susah disayang

katanya jatuh cinta itu mudah dideteksi,
namun aku takut untuk bilang ini cinta,
meski rasanya sama sama saja;
bahagia.

perubahanku yang tiba tiba, 
membuat sekitarku bertanya tanya,
adakah hal menyenangkan yang terjadi kala diriku tak ada?
diri ini tak bisa lari, karena senyum ini terlalu ketara.

kamu yang membawa senyum setiap harinya,
bukanlah orang yang aku cari,
atau orang yang aku tunggu selama ini;
kamu hanya datang, pada saat yang tepat, di tempat yang tepat, dengan cara yang tepat.
terlalu tepat untukku menolak.

tanpa harap, tanpa janji,
kita hanyalah dua orang yang sama sama berusaha membahagiakan satu sama lain.
di tengah petaka yang ada, di tengah kegelisahan yang melanda,
kita hanyalah dua orang yang sama sama berusaha menghargai satu sama lain.

tapi untuk aku, kamu lain daripada yang lain.



terima kasih, membuatku tersenyum lagi.
selamat hari kasih sayang, untuk yang tersayang, tapi susah disayang! :p




dia, kalo gue nulis galau.
dia gatau gue ngga makan kalo ngga galau HAHA :}


PS: Maaf sering cemburu. Habis aku takut:""] (dan overthink) (HAHA)


5 komentar:

  1. Puisinya keren.

    Jika ada waktu, silakan mampir ke blog kami: ANEKA CARA BLOG

    Terima kasih.

    BalasHapus
  2. Waduh kok susah disayang mba hehe

    BalasHapus
  3. Pagi pagi bara puisi ini berasa kangen someone

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi aku nulisnya juga sambil kangen seseorangg

      Hapus

Leave me some comment! Thank you, guys:}

Diberdayakan oleh Blogger.